Rabu, 25 September 2013

CURHAT DAY - Kalau Mesin Waktu Itu Ada






Pernah kebayang gak, sih? Gimana kalau ternyata mesin waktu itu beneran ada. Pasti udah kebayang tu dipikiran kita masing-masing, apa aja yang bakalan kita lakuin kalau kita punya mesin waktu. Bukan karena aku terlalu banyak nonton film Doremon, cuman terkadang aku selalu berhayal, apa-apa yang akan aku lakuin kalau mesin waktu itu bener-bener ada di depan mata kita. Kemungkinan udah ada banyak hal yang bakal aku rubah dalam hidup aku kalau aku punya mesin waktu, yang pasti aku bakalan merubah hal yang sebenarnya tidak aku inginkan. Atau mungkin kita bisa ke masa depan dan melihat apa yang akan terjadi pada diri kita yang di sana, apa yang akan terjadi dengan kita saat itu, siapa pasangan hidup kita, apakah hidup kita nantinya menjadi orang kaya atau sebaliknya, sudah terbayang kan? Semua hal yang ingin kita ketahui akan terungkap.

Ya… aku tau sih, kedengarannya agak begok atau memang begok banget mikirin hal yang sebenarnya cuman ada di film-film doang. Tapi gimana kalau itu beneran terjadi, apa yang bakalan kalian lakukan? Apa bakalan sama yang seperti aku pikirin barusan, merubah masa lalu untuk masa depan yang lebih baik. 


Tapi semua itu sirna saat satu hal masuk ke pikiran ku dalam sebuah obrolan ringan dengan salah satu teman ku di jam makan siang. jadi gini, gimana kalau mesin waktu beneran ada jadi kita bisa merubah nasib sesuai dengan yang kita inginkan. Contoh simpelnya gini, dulu aku kepingin banget untuk masuk di fakultas kedokteran tapi yang ada gak keterima dan masuk ke Fasilkom, gimana kalau dengan bantuan mesin waktu aku rubah semua itu dan akhirnya aku masuk ke fakultas kedokteran. Otomatis semuanya berubah dong, termasuk kenangan ku yang ada di Fasilkom, meskipun bahagia bisa masuk fakultas yang didambakan tapi aku terpikir gimana nanti suatu saat aku lagi jalan terus berpas-pasan dengan teman-teman yang ada di fasilkom, apakah aku masih bisa saling tegur dengan mereka, apakah aku bisa manggil nama mereka dengan senyum lebar bahagia, apakah semua itu bisa terjadi? Tentu aja enggak karena semua kenangan di Fasilkom udah dihapus. Dan akhirnya meskipun ada mesin waktu, tidak semua hal bisa dirubah menjadi bahagia.

Makin ke sini, aku semakin kepikiran. Waktu aku berhayal tentang mesin waktu mungkin aku hanya sekedar manusia yang masih gak bisa menerima dan masih ingin berlari dari kenyataan. Benar kata orang dulu bilang kalau di setiap perjalanan pasti akan meninggalkan sebuah ingatan. Seperti juga jarum jam yang gak akan bisa berbalik arah, begitu juga dengan kita yang harus tetap maju tanpa harus memikirkan hal lalu yang sebenarnya tidak bisa diubah.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...